Bahasa visual yang membentuk kesan
Ikon dapat mempercepat pengenalan fungsi ketika bentuknya sudah familier. Kaca pembesar biasanya menandai pencarian, sedangkan rumah sering digunakan untuk beranda. Namun tidak semua simbol memiliki makna universal.
Memerhatikan komposisi dan detail
Label teks membantu menghindari salah tafsir, terutama pada menu yang digunakan pengunjung baru. Kombinasi ikon dan kata sering lebih jelas daripada gambar tanpa keterangan.
Menilai perbedaan tampilan
Ukuran dan jarak antarikon perlu dipertimbangkan pada perangkat sentuh. Jika area ketuk terlalu rapat, pengguna dapat tanpa sengaja membuka fitur yang berbeda.
Contoh dalam praktik
Bandingkan empat simbol tanpa label kepada orang yang belum melihat antarmuka tersebut. Jika tafsirnya berbeda-beda, tambahkan teks singkat di bawah ikon. Tujuan pengujian bukan mencari ikon paling indah, melainkan mengurangi kesalahan memilih fungsi.
Menerapkan pengamatan dalam karya
Amati menu favorit dan tanyakan ikon mana yang masih membingungkan tanpa label. Temuan sederhana tersebut bisa menjadi bahan perbaikan desain.
Hal yang dapat diterapkan
- Kenali tujuan: Mengapa simbol sederhana perlu dipasangkan dengan label yang jelas.
- Pilih pengaturan dan sumber informasi yang sesuai dengan kebutuhan, bukan semata-mata mengikuti tampilan yang paling mencolok.
- Periksa kembali detail yang berubah dari waktu ke waktu sebelum mengambil keputusan terkait layanan lain.
Ditulis sebagai bacaan pengantar mengenai desain visual. Informasi di halaman ini tidak menggantikan ketentuan dari layanan atau aplikasi yang dibahas.